Ikan Bakar Makassar Dan Nasu Palekko Khas Makassar | Jejak Kuliner Ikan Bakar Makassar Dan Nasu Palekko Khas Makassar - Jejak Kuliner

Jejak Kuliner dan Wisata

Breaking

Rabu, 09 Mei 2018

Ikan Bakar Makassar Dan Nasu Palekko Khas Makassar

KULINER Dan WISATA


Nasu Palekko-Masakan Makassar
Nasu Palekko
Selain ikan, masih banyak makanan khas dari Makassar yang akan menambah catatan Jejak Kuliner kali ini. Salah satunya adalah Palekko. Penasaran seperti apa bentuk makanan ini?
Heriyanti Hadi (38 tahun), salah satu penjual Palekko di Makassar menjelaskan Palekko dalam bahasa Bugis berarti kuali dari tanah liat. Masakan ini sesuai dengan namanya dahulu dimasak dalam kuali tanah liat tersebut. Namun perlahan berganti menjadi nama sebuah masakan. Bahkan masaknya pun hanya di panci biasa.


Palekko adalah bebek yang dimasak dengan bumbu menyerupai bumbu rica-rica. Yaitu bumbu dasar yang terdiri dari bawang merah, bawang putih dan cabai. Cara memasaknya pun cukup mudah. Bumbu yang sudah dihaluskan ditumis. Setelah masak baru dimasukkan bebek yang sudah direbus ke dalamnya.

Palekko bebek ini menurutnya ada aroma berbeda karena amis dari bebek memberikan rasa asli. Namun untuk mengurangi amis yang berlebihan biasanya digunakan air asam.
Seiring berjalannya waktu, Palekko tidak hanya terbuat dari bebek. Tapi juga dari ayam. Karena tidak semua orang suka makan bebek. Ayam yang digunakan bisa ayam kampung atau ayam negeri. Sedangkan bebek yang dipakai bisa bebek kampung dan bebek manola.
Menurutnya Palekko ini cocok dimakan dengan buras, makanan yang terbuat dari beras yang sudah diberi garam. Bentuk dan cara masaknya sama seperti lontong. Hanya saja tidak ada isian di dalamnya. Selain itu, Palekko juga enak dimakan bersama nasi hangat dan sangkolo ketan hitam atau ketan putih.

Heriyanti mengungkapkan asal mula makanan Palekko itu dari Kabupaten Pinrang dan kabupaten Singrap. Palekko ini merupakan makanan wajib saat berkumpul bersama teman. Bersama-sama mereka membuat Palekko. Bahkan sejak SMP Heriyanti sudah pintar membuatnya. "Orang Pinrang pasti pintar membuat Palekko," ujarnya.
Karena kepiawaiannya membuat Palekko, suami Heriyanti, Mulyanka sangat suka Palekko buatannya. Bahkan teman-teman suaminya juga sangat menyukainya dan mendorongnya untuk membuat Nasu Palekko Bu Mul yang lokasinya tak jauh dari kantor suaminya, Jalan Leimena (depan PLN Sektor Pello), Makassar.

Ia membuka usahanya sejak tiga tahun lalu. Dalam sehari ia bisa menjual lima sampai 16 ekor bebek. Jumlah makanan yang dimasaknya memang terbatas demi menjaga kesegaran masakannya.
Untuk satu porsi Palekko, ia menjualnya seharga Rp 23 ribu. Makanannya juga bida dipesan melalui Go Food seharga Rp 26 ribu.

Walaupu rasa asli Palekko pedas, namun ia menjual Palekko dengan empat level kepedasan. Level satu tidak pedas, level dua pedas dengan jumlah sambal setengah sendok. Level dua satu sendok sambal. Dan level tiga satu sendok setengah makan. Sedangkan level 4 dua sendok makan sambal. Bahkan ada yang minta level lima sekitar tiga sendok makan sambal.

Ikan Bakar Makassar

Ikan Bakar - Makassar

Anda ingin berlibur ke Makassar? Jangan lupa untuk mencoba makanan khas Makassar. Salah satunya ikan bakar Makassar yang banyak dijual di sekitar Pelabuhan Paotere. Apa sih beda ikan bakar Makassar dengan ikan bakar yang biasa dimakan ditempat lain?

Menurut pakar kuliner, Arie Parikesit, ikan bakar Makassar jelas berbeda dengan ikan bakar yang biasa dimakan di daerah Jawa. Ikan di Makassar ini adalah ikan segar yang langsung dimasak begitu ada pesanan. Jadi ketika dibakar dagingnya masih terasa sangat segar.
Ikan bakar di Makassar pada umumnya ada tiga jenis, yaitu bakar polos, bakar rica dan bakar parape. Bakar polos maksudnya ikan hanya dibakar saja tanpa bumbu bahkan garam sekalipun. Sedangkan bakar rica ikan dibakar dengan bumbu rica yang lumayan pedas.

Sedangkan bakar parape ikan dibakar dengan bumbu parape yang rasanya agak manis karena terbuat dari kecap, gula merah dan bawang merah. "Ikan dibakar kemudian setelah mau matang baru diberi atau dioleskan bumbu," ungkapnya.
Perbedaan ikan bakar di Makassar dengan ikan bakar lainnya selain ikannya segar juga tidak gosong hasil bakarannya. Hal ini terjadi lantaran ikan dibakar dengan alas daun pisang. Sehingga bara api tidak langsung mengenai daging ikan. Dan ikan pun tidak gosong.

Ikan bakar ini cocok dimakan bersama nasi hangat dan aneka sambal seperti racca mangga atau acar mangga, sambal hijau pedas asam (terdiri dari cabai, tomat hijau kadang juga ditambahkan belimbing wuluh), sambal petis, sambal kemangi bisa juga dengan sambal dabu-dabu atau sambal lainnya. Sambal ini juga berfungsi sebagai penawar pedas di mulut dan memberikan sensasi segar. Dan rasa sambal yang asam justru membangkitkan selera makan.
Selain dibakar, ikan di Makassar juga terkadang disajikan dalam bentuk digoreng. Ikan ini sudah menjadi makanan sehari-hari warga Makassar. Ikan bakar yang biasa dikonsumsi mereka ada sekitar 15 macam diantaranya ikan bandeng atau ikan bolu, ikan baronang, ikan bau bara ikan sunu atau kerapu, ikan kakap dan ikan cepa. Ikan yang paling favorit biasanya ikan sunu.

Salah satu rumah makan yang menyajikan ikan bakar enak adalah RM Paotere yang terletak di Jalan Sabutung nomor 46, Makassar.


Ikan Bakar Makassar Dan Nasu Palekko Khas Makassar 3.5 Annisa Andriani Ikan Bakar Makassar Dan Nasu Palekko Khas Makassar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar