Aneka Kuliner Khas Aceh Yang Wajib Dicoba | Jejak Kuliner Unik dan Wisata Indonesia | @ Idoreg.Com Aneka Kuliner Khas Aceh Yang Wajib Dicoba - Jejak Kuliner Unik dan Wisata Indonesia | @ Idoreg.Com

Jejak Kuliner Unik dan Wisata Indonesia | @ Idoreg.Com

Jejak Kuliner dan Wisata Indonesia

Breaking

Kamis, 09 November 2017

Aneka Kuliner Khas Aceh Yang Wajib Dicoba

KULINER Dan WISATA

Aneka Kuliner Khas Aceh Yang Wajib Dicoba

ACEH UTARA- Aceh memiliki berbagai destinasi wisata yang sangat indah, seperti Danau Laut, Tawar, Kuta Malaka, Pulau Rubiah, atau Pulau Weh.

Tapi kamu tahu ngga kalo Aceh juga merupakan surganya wisata kuliner? Pasalnya, masakan khas Aceh dikenal lezat. Citarasanya yang khas dengan rempah-rempah akan membuat kamu ketagihan. Wisata kuliner jelas menjadi agenda wajib saat berwisata ke Aceh. Setiap daerah pasti memiliki keanekaragaman tersendiri soal kuliner. Kota yang mendapat julukan Serambi 




Mekah ini ternyata juga kaya akan kuliner khas yang wajib anda cobaMaka tidak heran kalau kita berkunjung ke Aceh akan didapatkan panganan khas Aceh. Selain itu, Aceh juga dikena.

Apa saja makanan tradisional khas Aceh tersebut...??

1. Kuah Pliek U

kuah plieh u
Kuah pliek u
Kuah Pliek 'U merupakan makanan khas Aceh yang melambangkan keanekaragaman dan kekerabatan masrarakat Aceh. Kuah Pliek U biasanya disajikan satu kuali berbagai macam rasa. Makanan ini sangat populer di Aceh karena rasanya yang unik dan digemari oleh seluruh masayarakat, bahkan turis asig yang sinnggah di sana. Beragam sayuran dapat ditemukan di Kuah Pliek U ini, sehingga berasa memakan semua jenias sayuran yang ditanam di Aceh. Masakan ini sangat mudah didapatkan, hampir setiap rumah makan di Aceh pasti menyediakan Kuah Pliek 'U.

                                                             2. Mie Aceh
Kuliner aceh

Mie Aceh, juga satu jenis kuliner yang menggoda dari Aceh, dapat dicicipi dengan dua cara, yakni di goreng atau direbus alias menggunakan kuah. Sebagai variasi bisa meggunakan kepiting, daging atau seafood. Variasi inilah yang nanti menentukan nama mienya. Saat ini Mie Aceh sudah banyak ditemukan dipenjuru Indonesia, namun tak sama rasanya jika datang langsung ke Aceh.


Kuliner aceh
Sate Matang adalah salah satu kuliner khas Aceh yang berbahan dasar daging kambing. Dinamakan sate matang karena awal mulanya sate ini dijual di kota Matang Geuleumpang Dua, sebuah kecamatan di Kabupaten Bireuen. Sate matang ini mulai populer sejak tahun 1990-an di berbagai kota besar di Aceh. Daging kambing dipotong dadu besar-besar dengan rendaman bumbu yang kaya rempah-rempah. Sate matang ini disajikan dengan pelengkap kuah kaldu kambing. Kuah kaldu yang kental seperti kari ini pun sangat kaya rempah-rempah seperti kapulaga, bunga lawang, cengkeh, dan merica. Sate matang ini biasanya disajikan dengan saus bumbu kacang tanpa kecap.

                                                                 4. Gulai Kambing (Kuah Belangoeng)

Kuliner khas aceh
Gulai kambing Aceh memiliki citarasa yang khas karena dimasak dengan menggunakan bumbu-bumbu khas Aceh. Gulai kambing ini dimasak dalam kuali besi besar yang terus dipanaskan. Gulai ini memiliki citarasa yang khas dengan aroma rempah-rempah. Daging kambingnya empuk tanpa bau prengus. Kuahnya yang berwarna kuning keruh dilengkapi dengan sumsum yang berasal dari tulang. Gulai kambing ini biasanya disajikan bersama nasi, potongan daging kambing bakar, dan potongan lombok rawit hijau.


                     5. Ikan Kayu (Keumamah)

Keumamah atau ikan kayu adalah masakan tradisional Aceh yang berbahan dasar ikan tongkol. Ikan tongkol yang telah direbus lalu dikeringkan dengan cara dijemur. Setelah itu, ikan diiris tipis-tipis. Ikan kayu ini memiliki tekstur yang renyah. Ikan kayu ini lalu biasanya dimasak dengan berbagai bahan masakan, seperti santan kelapa, kentang, cabai hijau, dan rempah-rempah lainnya. Ikan kayu ini dapat bertahan lama sehingga cocok untuk menjadi bekal dalam perjalanan jauh. Ikan kayu ini sangat terkenal selama perang Aceh melawan Belanda di hutan karena tahan lama dan mudah dimasak.

                                                              6. Martabak Aceh

Kuliner khas Aceh yang satu ini sekilas memang mirip seperti martabak telur pada umumnya. Namun proses pembuatannya berbeda dengan martabak telur biasanya. Unik, karena kulitnya di dalam dan telurnya di luar. Kulit martabaknya yang dibentuk persegi digoreng dahulu, persis seperti roti canai. Lalu adonan kulit yang telah digoreng ini dituangi kocokan telur yang telah dicampur bumbu-bumbu lalu kembali digoreng. Citarasanya gurih dengan rasa sedikit pedas. Martabak Aceh ini biasanya divariasikan juga dengan bumbu kari dan gulai daging.

Para penggemar bebek wajib menyantap bu sie itek saat bertandang ke Aceh. Bu Sie Itek atau nasi daging bebek merupakan nasi putih yang dicampur dengan gulai daging bebek. Gulai daging bebek ini dimasak dengan berbagai rempah seperti cabai, bawang, merica, lada, ketumbar, dan lainnya. Proses memasaknya cukup lama supaya daging bebeknya empuk. Aroma kuah gulainya cukup menyengat hidung dengan citarasa yang sangat berempah. Kuliner yang satu ini merupakan kuliner khas Aceh yang berasal dari Kota Juang, Kabupaten Bireuen. dan Aceh Utara.


Kue Timphan merupakan kue khas Aceh yang dihidangan saat hari raya Idul fitri dan Idul Adha. Karena dibuat dihari penting saja, Kue Timphan menjadi menu hidangan utama untuk tamu yang berkunjung kerumah saat lebaran. Kue Timphan biasanya dibalut menggunakan daun pisang muda sebagai pembungkusnya. Rasa yang paling digemari dari kue basah ini adalah rasa srikaya.
Kopi aceh
Kopi Gayo
Sebagai pecinta kopi, belum lengkap rasanya kalau belum mencoba Kopi Aceh. Aceh dari dulu memang terkenal sebagai salah satu penghasil kopi terbesar di Indonesia, dengan cita rasanya yang khas dan aroma yang kuat, seperti Kopi Aceh Gayo. Sebagai pecinta kopi, belum lengkap rasanya kalau belum mencoba Kopi Aceh. Aceh dari dulu memang terkenal sebagai salah satu penghasil kopi terbesar di Indonesia, dengan cita rasanya yang khas dan aroma yang kuat, seperti Kopi Aceh Gayo.

                             10. Rujak Aceh


Rujak aceh
Rujak


Jejak Kuliner

Berbeda dengan rujak yang biasa kita makan, rujak Aceh ini memiliki ciri khas tersendiri yang membuat rasanya berbeda dari rujak pada umumnya. Membuat rujak Aceh berbeda adalah buah yang dipakai. Rujak Aceh menggunakan buah rumbia khas Aceh. Buah yang daunnya digunakan untuk membuat atap rumah ini diserut bersama buah-buahan lainnya.Rujak Aceh sudah menjadi makanan tradisional di daerah ini sejak lama. Makanan ini nikmat dimakan dalam keadaan dingin atau dicampur dengan es serut dengan siraman saus rujak dan dinikmati di siang hari yang terik.
Aneka Kuliner Khas Aceh Yang Wajib Dicoba 3.5 Annisa Andriani Aneka Kuliner Khas Aceh Yang Wajib Dicoba

Tidak ada komentar: