Kuliner Unik Yang Legendaris Di Kota Semarang | Jejak Kuliner Unik dan Wisata Indonesia | @ Idoreg.Com Kuliner Unik Yang Legendaris Di Kota Semarang - Jejak Kuliner Unik dan Wisata Indonesia | @ Idoreg.Com

Jejak Kuliner Unik dan Wisata Indonesia | @ Idoreg.Com

Jejak Kuliner dan Wisata Indonesia

Breaking

Rabu, 26 September 2018

Kuliner Unik Yang Legendaris Di Kota Semarang

JEJAK KULINER Dan WISATA


Bicara jejak kuliner legendaris yang eksis puluhan tahun, Semarang gudangnya. Mulai kue-kue warisan Belanda, camilan, hingga resep-resep masakan tradisional sebelum kemerdekaan masih eksis di sini. Cita rasa klasik kuliner tersebut bisa bertahan di tengah terpaan kuliner kekinian yang juga menjadi tren di kalangan milenial kota Semarang. 


Sebut saja Lumpia Gang Lombok, Leker Paimo, dan Es Conglik yang diburu penggemarnya.beberapa kuliner Semarang yang telah eksis puluhan tahun, Mayoritasnya bahkan kini melegenda sebagai ikon kuliner Semarang.

Pisang Plenet 

Jejak Kuliner Unik Semarang

Kuliner yang satu ini merupakan camilan berbahan dasar pisang kepok yang dibakar. 
Uniknya pisang kepok pilihan ini digepengkan terlebih dahulu sebelum dibakar. 
Untuk menikmatinya, pisang akan diisi berbagai topping seperti cokelat, gula bubuk, selai nanas, mentega, atau keju. 

Topping itu pun akan menghiasi lapisan atas pisang yang sudah di tumpuk. 
Meski terlihat sederhana, kuliner yang hanya tersisa di beberapa tempat ini masih terus dicari penggemarnya sejak 1960. 
Anda bisa menemukan jejak kuliner legendaris ini di tiga tempat Semarang, Jalan Pemuda barisan ruko Mall Sri Ratu, Jalan Gajah Mada, dan kawasan kuliner Pasar Semawis yang hanya buka di malam akhir pekan.


Kepala Manyung Bu Fat

Jejak Kuliner Unik Semarang -idoreg.com
IKAN MANYUNG


Siraman kuah panas dengan potongan cabai rawit yang melimpah di atas ikan asap gurih. 
Anda bisa menemukan sensasinya di Kepala Manyung Bu Fat, yang berdiri sejak 1969. Bagi yang gemar masakan pedas, salah satu kuliner yang melegenda di Semarang ini patut jadi menu makan siang Anda. 

Ya, Mangut Ikan Manyung ala Bu Fat. Ikan manyung merupakan ikan laut yang dagingnya biasa digunakan untuk ikan asin jambal roti. 
Gurih dan padat dagingnya menjadi alasan rumah makan ini mengolah kepala dan daging ikan untuk diasap dan diolah dengan bumbu ala bu Fat. 
Hidangan favorit di sini justru bagian kepala ikan yang berukuran sebesar bola sepak, kepala manyung ini bisa untuk tiga sampai lima orang. 

Daging kepala ikannya terasa lembut, tapi padat, ada beberapa bagian yang kenyal. 
Kuah ala Bu Fat dengan cabai dan rempah yang kaya memberikan cita rasa khas yang bikin berkeringat dan ketagihan. Satu porsi kepala manyung, dijual seharga Rp 75.000-Rp 150.000 dengan berat mencapai dua kilogram. 

Bagi Anda yang mau mencicip cita rasa yang legendaris ini, bisa berkunjung ke tiga lokasi Resto Kepala Manyung Bu Fat, antara lain di Jalan Sukun, Banyumanik, dan Jalan Ariloka, Krobokan Semarang Barat, pukul 07.00-19.00 WIB. 


Nasi Pindang

Jejak Kuliner Unik - Semarang
NASI PINDANG - SEMARANG


Kuliner ini berupa gulai daging dengan paduan rempah khas bersantan. 
Meski sebenarnya kuliner ini khas Kudus, Jawa Tengah, nyatanya Nasi Pindang & Soto Sapi Gajah Mada telah eksis di Semarang sejak 1989.
  
Di daerah asalnya, nasi pindang khas Kudus berisikan daging kerbau, karena sapi dahulu disucikan oleh masyarakat adat di sana. 
Sedangkan daging sapi pada masa penjajahan lebih diperuntukkan untuk kolonial Belanda, dan bangsawan. 

Sepintas sangat mirip rawon surabaya atau nasi gandul khas Pati, hanya saja cita rasa daun melinjonya menjadi pembeda. Kuahnya yang keruh, terasa gurih santan dan rempah lainnya, terutama kluwak. 

Masyudi Naspin (53), sang pemilik mengatakan kedai ini menggunakan daging leher dan daging tipis yang menempel di rusuk sapi untuk pindang dan sotonya. 
Bagi yang ingin mencoba jejak kuliner unik ini, bisa berkunjung ke kedai Nasi Pindang Kudus dan Soto Sapi di Jalan Gajahmada nomor 89B, Semarang, Jawa Tengah. Juga bisa ke dua cabangnya yang tersebar di Semarang, semuanya buka mulai pukul 06.00 – 22.00.


Toko Oen

Jejak Kuliner Unik - Semarang
ES-KRIM - TOKO OEN SEMARANG

Restoran dengan konsep indis ini dimulai sejak tahun 1922 di Yogyakarta, tetapi yang bertahan hingga saat ini justru cabang Semarangnya yang dimulai sejak 1936. 
Restoran Toko Oen, beralamat di Jalan Pemuda 52, Kota Semarang, memiliki berbagai menu makanan yang khas, percampuran Eropa, Jawa, dan sedikit Tionghoa. 

Dalam bangunan yang ditaksir berdiri sejak 1910 itu, Anda akan melihat arsitektur warisan kolonial Belanda otentik. Barisan kursi kayu, perabot tua, dan bingkai-bingkai klasik menghiasi tempat ini, pengunjung seakan dibawa kembali ke masa lalu. 

Beberapa hidangan kuliner unik yang khas di sini mulai dari bistik lidah sapi, lumpia semarang, wafle, Es Krim Toko Oen, hingga kue lidah kucing yang merupakan resep dari Eropa. Anda bisa mengunjunginya antara pukul 09.00-21.00 WIB, di Jalan Pemuda No. 52, Semarang Tengah.




Nah , semoga ini menambah wawasan dan catatan jejak kuliner unik ,khas dan legendaris yang berada di kKota Semarang - Jawa Tengah Indonesia. Semoga bermanfaat !!!
Kuliner Unik Yang Legendaris Di Kota Semarang 3.5 Annisa Andriani Kuliner Unik Yang Legendaris Di Kota Semarang

Tidak ada komentar: